Senin, 08 Agustus 2016

Bumi Kota WALI/ RONGGOLAWE

KOTAKU


Tuban dulu sering di sebut kota TOAK namun sekarang sudah diganti menjadi sebutan BUMI KOTA WALI, karena menjadi salah satu pusat penyebaran Agama Islam oleh walisongo.
Tuban terletak bagian utara jawa perbatasan antara jawa tengah dengan jawa timur. Tuban terkenal dengan hasil bata/genteng yang kuat



Asal-Usul kota Tuban menjadi beberapa versi yaitu:
-Watu Tiban : yang artinya batu yang jatuh dari langit. Batu pusaka yang bawa burung dari Majapahit menuju Demak, ketika batu itusampai di kota tuban batu tersebut jatuh dan dinamakan TUBAN.
-Metu Banyu: yang berarti seluar air. Pada peristiwa bupati tuban yaitu Raden Dandang Wacana membuka hutan papringan, dan anehnya ketika pembukaan hutan keluar air yang sangat deras.
-Tubo atau Racun : yang artinya sama dengan kecamatan di tuban yaitu kecamatan jenu

            Ekonomi  kota Tuban Usaha rakyat yang cukup berkembang adalah budidaya padi, budidaya sapi potong, budidaya kacang tanah, penangkapan ikan laut, dan penggalian batu kapur.




            Budaya  di Tuban yaitu
-Lagu Tombo Ati: Lagu ciptaan Sunan Bonang dan menjadi nyanyian dan shalawatan di daerah Tuban pada masa penyebaran Agama Islam. Saat ini lagu Tombo ati sudah di kenal di seluruh Indonesia.
-Peringatan Haul Sunan Bonang :di selenggarakan pada malam jumat wage bulan muharram (suro).
-Sedekah Bumi : Acara yang di lakukan sebagai bentuk syukur  atas nikmat yang di dapat saat panen, biasanya acara sedekah bumi dilakukan pada setiap desa.
            Makanan khas Tuban, yaitu:
-Kare Rajungan
-Becek Menthok
-Belut Pedas
-Sate Bebek

Tidak ada komentar:

Posting Komentar