Tuban
dulu sering di sebut kota TOAK namun
sekarang sudah diganti menjadi sebutan BUMI KOTA WALI, karena menjadi salah
satu pusat penyebaran Agama Islam oleh walisongo.Tuban terletak bagian utara jawa perbatasan antara jawa tengah dengan jawa timur. Tuban terkenal dengan hasil bata/genteng yang kuat
Asal-Usul
kota Tuban menjadi beberapa versi
yaitu:
-Watu Tiban : yang artinya batu yang
jatuh dari langit. Batu pusaka yang bawa burung dari Majapahit menuju Demak,
ketika batu itusampai di kota tuban batu tersebut jatuh dan dinamakan TUBAN.
-Metu Banyu: yang berarti seluar air. Pada peristiwa bupati tuban yaitu Raden Dandang Wacana membuka hutan papringan, dan anehnya ketika pembukaan hutan keluar air yang sangat deras.
-Tubo atau Racun : yang artinya sama dengan kecamatan di tuban yaitu kecamatan jenu
-Metu Banyu: yang berarti seluar air. Pada peristiwa bupati tuban yaitu Raden Dandang Wacana membuka hutan papringan, dan anehnya ketika pembukaan hutan keluar air yang sangat deras.
-Tubo atau Racun : yang artinya sama dengan kecamatan di tuban yaitu kecamatan jenu
Ekonomi kota Tuban Usaha rakyat yang cukup berkembang adalah budidaya padi, budidaya sapi potong, budidaya kacang tanah, penangkapan ikan laut, dan penggalian batu kapur.
Budaya di Tuban yaitu
-Lagu Tombo
Ati: Lagu
ciptaan Sunan Bonang dan menjadi nyanyian dan shalawatan di daerah Tuban pada
masa penyebaran Agama Islam. Saat ini lagu Tombo ati sudah di kenal di seluruh
Indonesia.
-Peringatan Haul Sunan Bonang :di selenggarakan pada malam jumat
wage bulan muharram (suro).
-Sedekah Bumi : Acara yang di lakukan sebagai bentuk syukur atas nikmat yang di dapat saat panen,
biasanya acara sedekah bumi dilakukan pada setiap desa.
Makanan khas Tuban, yaitu:
-Kare
Rajungan
-Becek Menthok
-Belut Pedas
-Sate Bebek
-Becek Menthok
-Belut Pedas
-Sate Bebek
Tidak ada komentar:
Posting Komentar